PELUANG USAHA

Wow, Kegiatan PKK Ini Bisa Jadi Sumber Peluang Usaha! 💰

Warga RT 4 RW 2 Desa Plangkapan, Kecamatan Tambak, menyelenggarakan kegiatan praktik pengolahan kripik berbahan dasar sayuran, pada Minggu (22/9). Di antaranya daun bayam, daun singkong, pare, dan terong. Biaya praktik tersebut dialokasikan dari kas PKK RT. Akan tetapi, warga juga ada yang menyumbangkan sayuran untuk praktik. Hal itu disambut baik oleh Tim Penggerak PKK.

Dikutip dari Radar Banyumas (23/9/2019)

Kegiatan PKK tersebut sangat baik menurut saya, karena dapat menginspirasi peserta (warga) untuk lebih produktif dalam berwirausaha. Coba bayangkan, seandainya 50%, atau 25% saja dari total peserta tergerak untuk berjualan keripik sayur dan sukses? Maka perekonomian masyarakat akan meningkat, kesejahteraan pun membaik, bahkan bisa membuka lapangan kerja juga. Luar biasa bukan? Suatu hal yang kecil bisa berdampak luas.

Berkaitan dengan hal tersebut, mari kita bahas dari sisi sumber peluang usahanya.

Ada dua sumber peluang usaha, yaitu secara internal dan eksternal. Sumber internal misalnya, hobi, latar belakang pendidikan, pengalaman, dan keterampilan. Sedangkan yang sumber eksternal contohnya adalah masukan dari orang lain.

Wirausaha yang mengelola usaha yang bersumber dari dalam diri sendiri (internal) biasanya lebih konsisten. Artinya, dia mampu menghadapi segala hambatan dengan baik. Karena dia punya minat, kemampuan, ataupun keterampilan untuk menyelesaikan segala permasalahan.

Seperti yang kita tahu, merintis usaha dari nol bukanlah perkara mudah. Butuh kerja keras dan juga kerja cerdas. Tanpa konsistensi dari dalam diri, sulit rasanya untuk bangkit setelah terjatuh dari berbagai permasalahan yang ada #eaa.

Kenyataannya, tak banyak orang yang memiliki hobi menghasilkan atau latar belakang pendidikan memadai. Bahkan, tidak sedikit masyarakat, khususnya di daerah pedesaan, yang hanya mengenyam pendidikan SMP, SD, bahkan ada juga yang buta huruf! Oleh karena itu, mereka harus jeli melihat peluang usaha yang ada di sekitar.

Sekedar masukan bagi para pegiat organisasi agar sering mengadakan kegiatan yang dapat mendorong masyarakat untuk berwirausaha. Ya, seperti yang dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Desa Plangkapan ini.

Kembali ke pokok bahasan kita di awal, kegiatan praktik pengolahan keripik berbahan sayuran yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Desa Plangkapan tersebut termasuk sumber internal atau eksternal menurut Anda?

(Berfikir sejenak).

Jawabannya adalah, bisa internal, bisa juga eksternal. Tergantung dari sudut pandang mana kita melihat.

Eksternal, karena ide pengolahan keripik berasal dari Tim Penggerak PKK, bukan dari peserta sendiri. Harapannya, peserta yang awalnya belum memiliki ide, jadi terinspirasi untuk membuka usaha produksi keripik sayur.

Nah, setelah mengikuti kegiatan praktik pengolahan kripik tersebut, maka peserta akan mendapatkan pengalaman mengolah keripik dari sayuran. Jika giat berlatih, maka peserta akan semakin terampil membuat keripik sayur yang enak dan berkualitas, inilah yang saya maksud dengan sumber peluang usaha internal (berasal dari diri sendiri).

Selanjutnya, peserta bisa berkreasi sendiri untuk meningkatkan nilai jual. Misalnya, menambah varian rasa, seperti keripik sayur rasa balado, rasa barbeque, pedas manis, dan sebagainya. Kemudian, agar mudah dikenal oleh target konsumen, peserta bisa membuat merek dan kemasan yang menarik. Ini penting untuk keperluan promosi, terutama untuk penjualan via online-nya.

Namun, yang perlu kita ingat adalah, varian rasa, merek, kemasan, dan promosi yang menarik tersebut akan percuma jika tidak diimbangi dengan kualitas produk yang baik. Percuma saja kemasannya lucu, tapi ternyata keripiknya melempem seperti hatimu #eaaa.

Yang namanya bisnis makanan, nomor satu tetaplah rasa, setuju??

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *